Ini Alasan Perempuan Disarankan Mengurangi Asupan Kopi

Posted on

Jakarta – Secangkir kopi di pagi hari sering dipercaya sebagai “senjata” untuk mengawali hari. Pasalnya, kandungan kafein dalam kopi disebut mampu menolong memajukan energi, menciptakan lebih waspada, dan bergairahdalam beraktivitas. Rutin mengonsumsi kopi juga disebut bisa menolong mempertahankan kesehatan badan secara keseluruhan. Namun pastinya, faedah sehat dari kopi hanya mampu ditemukan jikalau dimakan dalam batas atau takaran yang normal.

Sebaliknya, konsumsi kopi secara berlebihan malah mampu meningkatkan risiko terjadinya gangguan. Terlalu banyak mengonsumsi kopi bisa mengakibatkan jantung berdetak lebih cepat sampai menimbulkan kesusahan tidur di malam hari. Kabar buruknya, pengaruh negatif dari terlalu banyak minum kopi bisa lebih berbahaya pada perempuan. Ada sejumlah alasan mengapa perempuan diusulkan untuk menghalangi asupan kopi harian. Apa saja?

Dampak Terlalu Banyak Konsumsi Kopi pada Wanita
Rutin mengonsumsi kopi disebut mampu membantu menjaga kesehatan badan secara keseluruhan. Syaratnya, kopi tidak dikonsumsi secara berlebihan, khususnya oleh wanita. Ada beberapa alasan mengapa wanita mesti membatasi asupan kafein dari kopi, di antaranya:

Metabolisme Lebih Lambat
Salah satu alasan untuk menghalangi asupan kopi harian adalah metode metabolisme tubuh perempuan yang lebih lambat kepada kandungan kafein. Dengan kata lain, badan akan memproses asupan ini dengan perlahan dan jauh lebih lambat. Jika diminum dalam keadaan perut kosong, kopi mampu menawarkan imbas negatif pada badan perempuan bahkan bisa membahayakan.

Memicu Masalah Hormonal
Ternyata, kafein mampu meningkatkan risiko gangguan ajaran hormonal tubuh. Ada beberapa hal yang bisa memicu keadaan ini. Asupan kafein di dalam badan mampu mengembangkan bikinan hormon kortisol. Sebenarnya hal ini tidak selalu jelek, namun kadar kortisol yang terlalu tinggi disebut mampu memengaruhi kesanggupan tubuh dalam menertibkan peradangan.

Terlalu banyak mengonsumsi kafein juga mampu mengakibatkan seseorang mengalami insomnia alias gangguan tidur di malam hari. Nah, penurunan kualitas tidur nyatanya juga berafiliasi dengan produksi hormon badan yang sehat.

Risiko Terbentuknya Kista
Konsumsi kafein secara berlebihan juga disebut bisa mengembangkan risiko terbentuknya kista di payudara. Katanya, risiko pembentukan kista di payudara menjadi lebih tinggi pada perempuan yang mempunyai riwayat PCOS, fibroid, endometriosis, kista ovarium, dan payudara fibrokistik. Konsumsi kopi pada perempuan yang mengidap gangguan-gangguan tersebut mampu berbahaya.

Menyebabkan Infertilitas
Ada penelitian yang menyebut bahwa konsumsi kafein secara berlebihan mampu menyebabkan infertilitas pada wanita. Kafein berlebih disebut bisa mengusik proses ovulasi, karena terjadi kenaikan kadar kortisol dan terjadi tekanan pada adrenal.

Lantas, berapa takaran konsumsi kopi harian yang disarankan dan kondusif untuk wanita?

Jawabannya mampu berlawanan-beda. Sebab, kesanggupan metabolisme dan tingkat toleransi kafein setiap orang berbeda-beda. Namun, secara biasa wanita dianjurkan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 3 gelas sehari atau setara dengan 400 miligram kafein. Namun, takaran ini mungkin akan berlawanan pada wanita hamil atau menyusui. Pada keadaan tersebut, pastikan senantiasa berkonsultasi pada dokter kandungan sebelum mengonsumsi kopi agar terhindar dari imbas berbahaya.

Harus diperhatikan juga campuran yang digunakan dalam membuat kopi. Biar lebih sehat, hindari kebiasaan mencampurkan gula atau susu pada kopi, apalagi dalam jumlah yang banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *